Daeng Tappile Petta Coddo

Sabtu, 14 Maret 2015

PENGALAMAN PRIBADI KETIKA DIPILIH MENJADI PEMIMPIN (KETUA TINGKAT)

Semua berawal dari ketika saya masuk Kampus di salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Sinjai, Dimana pada saat itu saya memasuki Semester 3 (Tiga) dan pengalaman ini tidak bisa saya lupakan ketika di pilih menjadi seorang pemimpin kelas (Ketua Tingkat). Ketika semua teman-teman pada masuk kelas, dimana saat itu teman-teman menunjuk saya sebagai Ketua Tingkat. saat itu saya merasakan jenuh ato bangga, akan tetapi tidaklah mudah menjadi seorang ketua tingkat karena banyak tanggung jawab yang harus saya hadapi. Suka duka yang saya hadapi ketika menjadi ketua tingkat yaitu : 1. Ketika teman-teman bisa menghargai dengan peraturan kelas yang saya buat. 2. Disaat teman-teman tidak bisa diatur. 3. Ketika saya diharuskan menjadi contoh teladan bagi yang lain. 4. Harus sabar setiap saat, ketika mendapat kritikan atau complain. 5. Dekat dengan dosen. Contohnya: saya bisa leluasa menanyakan tugas yang saya tidak mengerti. Ya, kesimpulannya yaitu menjadi seorang ketua tingkat adalah hal yang menyenangkan sekaligus merepotkan. Pada intinya, menjadi ketua tingkat itu harus dengan hati yang ikhlas. Jika ia tidak ikhlas dalam menjalankan tugasnya, maka petaka lah untuknya. Petaka dalam artian, akan menjadi beban untuk dirinya. Namun jika ia mengerjakan tugas seorang ketua tingkat dengan ikhlas, ia akan merasa tugasnya adalah tugas yang ringan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar